Syaitan tahu kelemahan kita.

Salam ‘alaikum.

Bismillahirrahmanirrahim.

_”Syaiton itu mengalir dari tubuh badan manusia umpama aliran darah.”_

Maknanya apa?

Di setiap penjuru yang ada dalam tubuh badan manusia itu menjadi tempat untuk siasat oleh syaiton dimanakah letak kelemahan orang itu untuk syaiton masuk daripada pintu yang lemah itu. Ada orang yang kelemahannya pada harta. Syaiton masuk daripada pintu harta untuk punya sifat rakus. Untuk punya sifat tamak. Rompak rasuah apa sahaja! 

Ada orang yang kelemahannya adalah menghendaki tahta. Daripada pintu itu syaiton akan masuk. Syaiton akan hasut, buatlah apa sahaja, yang penting kamu dapat apa yang kamu inginkan! 

Ada orang kelemahannya melalui perempuan. Maka diganggu daripada pintu perempuan. Ada orang yang kelemahannya buang masa dengan komputer untuk beri komen. Berapa banyak orang yang habiskan masa depan komputer untuk cari pasal. Atau cari untuk hantam sana hantam sini dia komen! Terkadang sampai berjam-jam habiskan waktu di depan komputer phone gadjet untuk cari kesalahan orang.

*_”Syaiton pandai! Namanya saja sudah syaiton. Dia masuk melalui pintu yang dimana letaknya kelemahan ada pada manusia. Disitu syaiton akan masuk. Syaiton tidak punya kuasa atas manusia untuk melakukan jenayah langsung kepada manusia. Oleh kerana itu, Allah ketika mensifatkan syaiton sebagai was-was.”_*

 مِن شَرِّ الْوَسْوَاسِ الْخَنَّاسِ ﴿٤﴾

Berlindung kepada Allah daripada bahaya was-was. 

Siapa yang dimaksudkan was-was?

Syaiton ..

Kenapa syaiton diberi nama was-was sebab syaiton hanya mengilhamkan, menipu, menyuarakan, meminta, merayu. Syaiton cakap saja. Tidak memaksa manusia untuk melakukan perlanggaran. Tapi syaiton hanya tipu saja. 

Dan syaiton cerdik licik. Dia akan kaji setiap manusia itu kelemahannya letak dimana. Tidak semua manusia boleh ditipu melalui oleh syaiton dari pintu yamg sama. Dicari titik kelemahan itu dimana, maka disitulah syaiton akan manfaat! 

*_”Orang yg cerdik pandai akan bermuhasabah akan dirinya dimana letak kelemahannya, disitu dia akan perkuat untuk tidak menjadi laluan syaiton ganggu masuk pintu tersebut..”_*

Habib Ali Zaenal Abidin Al-Hamid

WaallahuA’lam

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s